perjalanan dan tujuan

Setelah satu bulan lebih tidak menulis disini, akhirnya merasa harus kembali untuk kesini. Setelah banyak menyimpan harap pada seseorang, ternyata malah kembali menimbulkan kekecewaan dari sebuah pengharapan. Karena telah di cap sad boy oleh teman-teman dari dulu, sepertinya cap ini masih akan terus melekat pada diri ini. Entah sampai kapan cap ini akan pudar tintanya, tapi sepertinya membutuhkan waktu yang tidak sebentar. 

Sedang berada di fase butuh seseorang yang diharapkan bisa menjadi sebuah rumah, bukan hanya untuk mampir, melainkan untuk singgah. Menjadi tempat bertukar keluh, bukan hanya mendengar kesah. Sudah terlalu lama diri ini hanya mampir, padahal sudah mengharap singgah. Apa daya bila rumahnya tidak berharap disinggahi, mencari lagi menjadi sebuah opsi. 

Juga sedang berada di fase bahwa apa saya layak untuk lulus sekolah, jiwa ini terlalu muda tapi apa daya bila raga ini sudah waktunya dewasa. Diberbagai situasi kadang selalu terlintas pikiran 'mau jadi apa saya nanti?' 'apa yang sebenernya saya cari?' dan masih banyak pikiran yang terus masuk. Apapun yang terjadi nanti tulisan ini menjadi bukti bahwa diri ini pernah mengalami fase kebingungan untuk memikirkan masa yang akan datang. 

Komentar

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. kaleee kata katanyaa bagusss bgt, pliss sukak bgt ama paragraf ke3!😭😭✊

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer